5 Tanaman Hemat Air yang Bisa Anda Tanam di Rumah

Sedang mencari tanaman hemat air untuk ditanam di rumah? Jika ingin memiliki tanaman di rumah, tentu selalu identik dengan “menyiram setiap hari”. Hal tersebut kadang membuat orang yang sibuk atau pelupa mengurungkan niat untuk memelihara tanaman di rumah.

Padahal ada jenis tanaman yang mampu bertahan walau tidak disiram setiap hari. Berikut adalah 5 tanaman hemat air yang siap memperindah dekorasi rumah Anda. 

5 Tanaman Hemat Air

Palem Ponytail

Palem ponytail atau nolina begitu cocok untuk hiasan di dalam rumah Anda. Tanaman hias yang memiliki daun memanjang ini dapat bertahan hidup dengan jumlah air yang sedikit. Untuk merawatnya, Anda hanya perlu menyiramnya 2 minggu sekali dan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari. 

Untuk membudidayakannya, siapkan pot yang memiliki lubang drainase yang cukup. Masukkan media tanam campuran tanah dan pupuk organik ke dalam pot. Tanam benih palem ponytail ke dalam lubang pada media tanam yang sudah disiapkan. Padatkan media tanam dan tepuk perlahan. Siram benih 7-14 hari sekali. 

Aglaonema

Aglaonema atau tanaman sri rejeki merupakan tanaman hias yang cukup populer di kalangan pecinta tanaman. Pasalnya, selain memiliki corak indah di daunnya, tanaman ini juga mudah untuk dirawat. Anda cukup menyiramnya seminggu sekali karena aglaonema kebutuhan airnya sedikit. 

Untuk menanam aglaonema di rumah, ikuti langkah berikut ini. Siapkan pot berlubang drainase cukup dan letakkan pecahan batu bata pada dasar pot untuk menjaga kesuburan aglaonema. Masukkan media semai yang terdiri dari campuran tanah dan arang sekam dengan perbandingan 1:1 ke dalam pot.

Rendam benih aglaonema selama 3 jam sebelum disemai. Lalu masukan benih yang sudah direndam ke dalam media semai dan siram secara rutin. Setelah satu minggu, pindahkan bibit aglaonema ke media tanam campuran tanah, sekam padi, dan sekam bakar (2:2:1). Terakhir, siram tanaman minimal 1 minggu sekali.

Baca juga: Teknik Menanam Sayuran Indoor

Spider Plant

Spider plant adalah tanaman ketiga yang hemat air. Tanaman hias asal Afrika ini juga dapat bertahan hidup dalam segala kondisi cuaca. Namun, Anda harus tetap menjaga kelembabannya. 

Untuk menanam spider plant di rumah, siapkan pot yang memiliki lubang drainase. Hal tersebut karena spider plant tidak terlalu suka tanah yang terlalu basah, namun harus tetap lembab. Isi pot dengan media tanam campuran tanah gembur dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. 

Tanam bibit pada media tanam yang sudah dilubangi di bagian tengah sedalam 10 cm. Tutup lubang tanam dan tekan tanah pada sekitar tanaman agar tidak mudah roboh. Siram secukupnya secara berkala sehingga bibit dapat tumbuh dengan baik. 

Philodendron

Philodendron merupakan tanaman hias yang indah apabila Anda menaruhnya di dalam ruangan. Tanaman hias asal amerika latin ini tidak membutuhkan air yang terlalu banyak. Apabila philodendron terpapar begitu banyak air, daunnya akan berubah menjadi kuning. Sebaliknya, jika terlalu kering, daunnya akan berubah menjadi cokelat. 

Cara menanam philodendron ini dapat dilakukan dengan metode stek batang. Pertama, pilih indukan yang sehat dan potong batang tanaman dengan menggunakan pisau sepanjang 3-5 cm. Pastikan bahwa batang tersebut sudah memiliki tunas. 

Siapkan media tanam berupa pasir dan cuci bersih. Tanam batang yang sudah dipotong tadi ke media tanam pasir tersebut. Beri air secukupnya, usahakan tidak terlalu banyak agar tidak terjadi pembusukan akar. 

Pindahkan tanaman tersebut ke pot setelah tumbuh dan berakar. Isi pot dengan media tanam campuran tanah dan humus atau kompos. Siram secukupnya agar tetap lembab agar philodendron dapat tumbuh dengan baik. 

Baca juga: 5 Sayuran yang Tumbuh Subur di Musim Hujan

Yucca

Tanaman hias satu ini cocok dipelihara bagi Anda yang memiliki tingkat kesibukan tinggi. Yucca dapat bertahan hidup dalam kekeringan. Bahkan diperkirakan tanaman ini tetap hidup walau tidak disiram selama setahun. Hal tersebut dikarenakan Yucca memiliki daun yang tebal sehingga mampu menampung cadangan air untuk beradaptasi di lingkungan sekitar. 

Untuk menanam yucca di rumah, ikuti langkah berikut ini. Siapkan pot yang memiliki lubang drainase cukup. Isi pot dengan media tanam campuran tanah dan pasir perbandingan 1:1 karena habitat asli yucca adalah gurun pasir

Tanam bibit yucca pada media tanam yang sudah dilubangi. Tutup lubang dan tekan-tekan media tanam agar tanaman tertopang dengan baik. Siram tanaman yucca dan ulangi penyiraman hanya saat tanaman dirasa kering saja

1 komentar untuk “5 Tanaman Hemat Air yang Bisa Anda Tanam di Rumah”

  1. Ping-kembali: 7 Tanaman Buah Tropis yang Dapat Anda Tanam di Rumah – Pupuk Organik Hayati Dinosaurus

Komentar ditutup.

Chinese (Simplified)EnglishIndonesian
×