5 Tanaman Sayur yang Bisa Ditanam dalam Pot

Menanam sayur tidak hanya dapat dilakukan di lahan luas. Siapapun dapat menanam tanaman sayur di dalam pot. Metode ini sangat cocok jika tidak memiliki lahan halaman yang luas. 

Menanam sayur di dalam pot sangat menyenangkan. Sebab, dapat dilakukan di dalam rumah asal cahaya cukup. Selain itu, Anda juga akan merasa puas ketika memanen sayur.

Menanam sayur dalam pot sangat ideal dilakukan di hunian lahan terbatas. Jika Anda tertarik merawat tanaman sayur dalam pot. Berikut inspirasi 5 tanaman sayur yang bisa ditanam dalam pot.

Cabai

Bagi masyarakat Indonesia, hampir semua masakkan harus menggunakan cabai. Sebenarnya, tidak sulit untuk merawat cabai dalam pot. Lakukan langkah sederhana berikut untuk menghasilkan cabai di rumah. 

Isilah pot dengan media tanam, kosongkan 5-10 cm bagian dari permukaan pot. Gunakan pot dengan dengan sistem drainase yang baik. Pot berlubang memungkinkan air berlebih dapat keluar. Letakkan biji cabai di atas media tanam. Lalu, tutup kembali dengan media tanam. 

Setelah menutupnya kembali dengan media tanam. Siram tanaman dengan air bersih setiap pagi dan sore hari. Pada proses awal, hindari meletakkan tanaman dari paparan sinar matahari langsung. 

Dari biji yang tersebar, mungkin ada beberapa yang tumbuh dan gagal. Pisahkan setiap bibit satu pot. Ini bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan cabai. 

Pakcoy

Sayur hijau satu ini sering menjadi pelengkap ketika memasak mie instan. Pakcoy juga dapat menjadi tumisan dan sup lezat bagi keluarga. Menanam pakcoy juga sangat mudah dilakukan. 

Anda perlu menyiapkan pot dengan tinggi 50 cm dan lebar 30 cm. Siapkan juga bibit pakcoy dan media tanam yang subur.  Masukkan media tanam ke dalam pot tetapi jangan terlalu penuh. Letakkan bibit pakcoy dan tutup kembali dengan media tanam. 

Siram pakcoy dengan air yang cukup. Letakkan di tempat yang teduh tetapi terdapat akses sinar matahari. 

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Dapat Dijadikan Tanaman Gantung

Bawang Merah

Bawang Merah juga cocok ditanam di dalam pot. Namun, perlu memperhatikan suhu udara di dalam ruangan. Suhu harus berkisar antara 25–32 derajat Celcius. 

Tanaman ini menyukai tanah gembur dan subur. Tahan harus memiliki kandungan bahan organik. Tanah yang ideal adalah lempung berpasir dengan pH berkisar 5,5–6,5. 

Sekarang Anda perlu menyiapkan pot, media tanam, dan bibit yang sehat. Bibit sehat biasanya memiliki warna cerah, umbinya keras dan tidak berpori. Umbi bawang yang sehat berukuran 3-4 gram. Sebelum menanam umbi, potong sepertiga bagiannya agar tunas tumbuh lebih cepat.

Siram bawang merah Anda sesuai umur tanaman. 

  • Berumur 0–10 hari 2 kali sekali, pagi dan sore
  • 11–35 hari sehari sekali setiap pagi
  • 36–50 hari sehari sekali, boleh pagi atau sore

Beri pupuk organik hayati Dinosaurus untuk menunjang pertumbuhan tanaman bawang merah Anda. Bawang merah dapat dipanen ketika sudah berumur 65–75 hari. 

Selada

Sayur untuk lalapan ini dapat tumbuh di iklim sedang dan rendah tropika. Anda dapat menanamnya di lahan luas dan pot. 

Selada memiliki kandungan air yang tinggi dan menyukai tanah lembap. Sehingga, ketika menyemai biji harus menyimpan dan menutup dengan rapat. Anda dapat menggunakan pot dengan ukuran minimal 20 cm. Siapkan media tanam dan bibit selada yang sudah disemai sebelumnya.

Isi pot dengan media tanam yang telah gembur. Anda bisa mencampur tanah, kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:2. Semai biji selada di tempat yang lembab. Setelah selada memiliki dua daun, pindahkan ke dalam pot. 

Ketika memindahkan perhatikan bagian akar selada. Buat lubang pada media tanam dalam pot untuk meletakkan selada. Setelah itu, tutup bagian akar dengan media tanam dan tekan sampai padat. 

Siram selada dengan berhati-hati. Untuk lebih aman dapat menggunakan sprayer. Jaga kelembapan media tanam dengan memberi jerami di atas tanah. Simpan tanaman selada di tempat teduh hingga 3–5 hari. Lalu, pindahkan di lokasi yang terkena sinar matahari langsung. 

Baca juga: Trik Menanam Tanaman Rambat

Kangkung

Kangkung sangat mudah tumbuh, tetapi tidak disarankan menanamnya dalam rumah. Tanaman ini harus mendapatkan akses sinar matahari langsung. Sehingga, cocok dirawat di halaman atau teras rumah. 

Siapkan pot setinggi 30 cm, bibit, dan media tanam. Isi pot dengan media tanam yang telah disediakan. Buat lubang sedalam jari telunjuk (5–6 cm) pada media tanam. Masukkan biji kangkung ke dalam lubang. 

Setelah menutup kembali lubang dengan tanah, sirami kangkung. Letakkan di tempat yang memiliki sinar matahari cukup. Menanam tanaman sayur di dalam pot sebenarnya tergolong mudah. Jika memiliki kesibukan yang padat, sayur di atas dapat menjadi inspirasi. 

Selalu perhatikan kondisi tanaman sayur setiap hari. Menjaga kelembapan tanah dan memberi pupuk akan menghasilkan hasil panen yang memuaskan. 

Jangan lupa untuk menambahkan Pupuk Dinosaurus pada tanaman anda, baik sebelum tanam untuk persiapan lahan, maupun setelah tanam untuk perawatan dan hasil yang lebih maksimal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chinese (Simplified)EnglishIndonesian
×