7 Tanaman yang Cocok DiTanam di Rumah dan Perawatannya Mudah

Harga bahan makanan yang terus naik membuat Anda ingin berhemat. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan menanam di kebun. Ada banyak jenis sayur dan buah-buahan yang dapat Anda budidayakan sendiri. Selain cocok ditanam di rumah, sayur dan buah-buahan ini perawatannya juga mudah.

Selada

Tanaman yang dapat tumbuh sepanjang tahun. Selada hidup optimal di tanah yang gembur, sejuk, dan memiliki drainase yang baik. Bila Anda menanam selada di musim kemarau dan matahari bersinar terik, letakkan selada di tempat teduh. Selada juga sensitif dengan ph tanah yang rendah. Pastikan ph tanah Anda minimal 6,0 dan berikan pupuk kompos atau pupuk kandang.

Tanam bibit selada dengan kedalaman 0,5–1 cm dari permukaan tanah. Tanam selada dalam barisan dengan jarak antarbaris mencapai 25–30 cm. Lalu siram selada dengan jumlah air yang sedikit dengan frekuensi yang konsisten. Pastikan tanah tetap lembap. Air yang terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit pada akar selada.

Setelah ditanam 30–70 hari, selada siap dipanen.  Anda dapat mencabutnya sampai ke akar atau meninggalkan beberapa helai. Sebagai tips, selada paling enak rasanya kalau dipanen di pagi hari.

Kentang

Diamkan kentang yang Anda miliki di dapur selama berhari-hari. Tunas akan mulai tumbuh. Tunas inilah yang nantinya akan Anda tanam. Potong tunasnya lalu diamkan 3–5 hari hingga kering. Setelah kering dan berwarna kecoklatan, tanam sedalam 8–10 cm di tanah. Beri jarak antartanaman sebesar 20 cm. Lalu, tutup lubangnya dengan posisi tunas menghadap ke atas.

Anda dapat memberinya pupuk dan menyiram kentang seminggu sekali. Bahkan, bila Anda lupa menyiram dan memupuknya, kentang tetap dapat tumbuh. Pastikan tanaman kentang Anda mendapatkan sinar matahari sepanjang hari. Kentang siap dipanen 80–120 hari kemudian.

Baca juga: Cara Menanam Tomat dalam Pot

Wortel

Ada dua cara menanam wortel yaitu melalui umbinya atau melalui bibit. Syarat umbi wortel yang dapat ditanam adalah berasal dari wortel berkualitas dan masih memiliki daun. Anda dapat memotong daunnya dan menyisakan sepanjang 10 cm saja.

Wortel kemudian ditusuk dengan beberapa tusuk gigi agar tidak tenggelam. Umbi wortel diletakkan dalam gelas berisi air dengan tempat yang tak terkena sinar matahari langsung. Dalam beberapa hari, akar wortel akan tumbuh. Wortel siap dipindah ke tanah atau media tanam lain yang lebih luas.

Setelah 30 hari, bunga wortel mulai tumbuh. Bunga yang kecoklatan pada hari ke-50 merupakan tanda bahwa wortel siap panen. Namun, wortel dapat terserang hama. Karena itu Anda dapat melindungi wortel dengan menutupnya menggunakan plastik atau jaring halus.

Baca juga: Cara Menanam Bawang Merah Sampai Panen

Bawang putih

Siapkan bawang putih lalu pisahkan antar siungnya. Pilih siung yang besar dan dagingnya keras. Benamkan ⅔ bagiannya di dalam tanah. Bagian runcing harus menghadap ke atas dan tidak berada di dalam tanah. Tanam dengan jarak 15 cm. Sirami air secukupnya. Bawang putih anak siap panen 90–120 hari kemudian.

Tak hanya umbinya, bawang putih juga menghasilkan daun. Daun inilah yang disebut sebagai daun bawang dan merupakan bumbu dapur yang populer. Tanda-tanda bahwa umbi bawang putih siap panen adalah perubahan warna daunnya. Bila daun mulai kuning kecoklatan maka bawang sudah bisa dipanen.

Baca juga: Cara Menanam Cabe di Polybag

Pakcoy

Celupkan bibit pakcoy ke dalam air lalu bungkus dalam kain yang basah. Bibit akan pecah 1–2 hari kemudian. Lalu, semai bibit pakcoy di tempat yang tertutup dan teduh. Pastikan media tanam tidak terlalu becek. Setelah berusia 21 hari dan berdaun 3–4 helai, pakcoy siap dipindah ke tempat yang terkena matahari langsung. Pakcoy siap panen 45 hari kemudian.

Terong

Rendam bibit terong dalam air hangat selama 15 menit. Bibit kemudian dapat Anda semai dalam wadah. Letakkan persemaian di tempat yang terkena sinar matahari. Siram dengan sedikit air hingga bibit berkecambah satu bulan kemudian. Bibit terong ini kemudian siap Anda pindahkan. Siapkan juga bambu atau kayu sebagai penyangga tanaman terong. Setelah 3 bulan, terong siap dipanen.

Timun

Anda dapat mengambil biji timun dari buah timun yang hampir membusuk. Kerok bijinya lalu diamkan semalam. Esoknya, cuci bersih biji. Pilih biji yang tenggelam, tidak terangkat oleh air. Biji ini harus dikeringkan selama 2 hari sebelum disimpan dalam wadah kaca. Biji tak dapat digunakan 1–2 bulan ke depan karena sedang masa dorman. Artinya, benih sedang tidur dan tak dapat berkecambah walau ditanam.

Setelah masa dorman berakhir, Anda dapat menggunakan biji timun tersebut. Rendam biji selama 5 jam lalu letakkan di kain basah. Biji akan pecah dan menghasilkan tunas esoknya. Tanam di dalam tanah dan tunas akan tumbuh 2 hari kemudian. Siapkan bambu atau kayu agar tanaman timun melilit ke penyangganya. Mentimun akan berbunga 20 hari kemudian dan panen 75 hari kemudian.

Tips menanam sayur dan buah di rumah

  1. Pilih sayur dan buah yang berkualitas baik untuk dibudidayakan. Pilih yang ukurannya besar dan dagingnya banyak. Bila menggunakan sayur dan buah berdaging kecil sebagai bibit, maka hasil panen Anda akan kecil juga.
  2. Jika ingin menanam dari biji, maka perhatikan masa dormannya. 
  3. Sebaiknya Anda menanam sayur dan buah menggunakan bibit yang dapat dibeli di toko pertanian. Sebab, menanam sayur dan buah dari bibit lebih mudah untuk pemula.
  4. Perhatikan cara menyiapkan tanah, memilih media tanam, pemberian air, dan nutrisi. Kualitas panen Anda tak hanya bergantung pada kualitas bibitnya saja.

Baca juga: 7 Langkah Mudah Berkebun di Rumah

  1. Pelajari juga cara penyulaman tanaman dan penyiangan lahan. 
  2. Saat pertama kali bercocok tanam, tanamlah sebanyak kemampuan Anda. Ingat, merawat kebun membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Bila tidak, hasilnya akan sulit maksimal.

1 komentar untuk “7 Tanaman yang Cocok DiTanam di Rumah dan Perawatannya Mudah”

Komentar ditutup.

Chinese (Simplified)EnglishIndonesian
×