Cara Mengatasi Hama Tomat

Cara Mengatasi 5 Jenis Hama pada Tanaman Tomat

Sebagai tanaman sayuran semusim, tanaman tomat juga dapat terserang berbagai jenis hama dan penyakit yang mirip dengan tanaman semusim lainnya, seperti cabai dan terong. Biasanya, tanaman sayuran semusim rentan diserang oleh hama dan penyakit ketika musim hujan. Kelembaban udara yang tinggi ketika musim hujan menjadi salah satu faktor utamanya. 

Cara terbaik untuk menjaga tanaman tomat dari hama dan penyakit adalah dengan melakukan pencegahan. Diantaranya adalah menjaga kelembaban udara, selalu membersihkan gulma, dan mencegah adanya genangan air di sekitar tanaman. Tapi, jika hama dan penyakit sudah telanjur menyerang tanaman tomat, kita bisa mengatasinya sesuai dengan jenisnya. Berikut cara mengatasi hama pada tanaman tomat!

Hama Tanaman Tomat

1. Ulat Buah

Hama ini menyerang buah, batang, dan daun tomat. Ciri-ciri diserang hama ini adalah buah tomat memiliki lubang-lubang yang sekitarnya membusuk. Begitu pula pada daun dan batang muda yang berlubang-lubang. 

Cara Mengatas hama ulat buah pada tanaman tomat:

Secara alami, bisa dengan cara membersihkan gulma sekaligus mematikan ulat-ulat tersebut secara manual. Jika ingin menggunakan insektisida, maka pilih yang berbahan aktif abamectin, sipermetrin, profenofos, atay metomil.

2. Kutu Kebul

Jenis hama ini adalah salah satu yang paling berbahaya bagi tanaman tomat. Berbentuk seperti serangga dan bersayap, kutu kebul yang berwarna putih ini biasanya bergerombol di bawah daun. Dia akan menyerang dan mengisap cairan sel daun pada tanaman tomat hingga rusak. Makanya, tanaman tomat yang terserang hama ini akan menunjukkan pertumbuhan yang terhambat dan kerdil, serta daunnya menjadi keriting dan menguning.

Cara Mengatasi Hama pada Tanaman Tomat:

Hama ini bisa dicegah secara alami, yaitu dengan menggunakan mulsa plastik dan selalu menjaga kebersihan lahan tanaman. Jika sudah terserang, maka bisa menyemprotkan tanaman yang terserang dengan akarisida berbahan aktif abamectin, atau insektisida berbahan aktif iametoksam, imidakloprid, acetamiprid, clorfenamina, atau sipermetrin.

3. Hama Thrips

Dikenal juga dengan kutu daun Thrips, jenis hama ini menyerang daun dengan cara menghisap cairannya. Proses fotosintesis pun akan terganggu hingga terhenti akibat serangan hama Thrips. Makanya, tanaman tomat yang terserang hama ini, daunnya menguning hingga memutih dan keriting, serta tumbuh menjadi kerdil. Di samping itu, hama Thrips juga mengundang semut, karena kotorannya yang manis. Jadi, jika tanaman tomat terlihat dikerubungi semut, sudah pasti tanaman terserang hama Thrips. 

Cara Mengatasi Hama pada Tanaman Tomat: 

Cara mengatasinya adalah dengan membersihkan tanaman inang dan gulma. Penyemprotan dengan insektisida berbahan aktif abamectin juga bisa menjadi pilihan mengatasi hama Thrips.

4. Ulat Tanah

Meski disebut ulat tanah, hama ini menyerang batang muda pada tanaman tomat dengan cara memotong lalu memakannya. Cukup berbahaya, karena bisa langsung menyebabkan tanaman tomat mati. Ulat tanah biasanya luput dari perhatian kita, karena aktif pada malam hari dan bersembunyi di rerumputan pada siang hari. 

Cara Mengatasi Hama Ulat Tanah pada Tanaman Tomat: 

Karena suka bersembunyi di rerumputan, tanaman tomat harus bersih dari gulma. Begitu pula kebersihan lahan harus selalu dijaga. Untuk penggunaan insektisida, bisa memilih yang berbahan aktif karbofuran. Semprotkan pada malam hari, ketika ulat tanah sedang aktif. 

5. Lalat Buah

Berbentuk seperti lalat dan berwarna hitam kekuningan, hama ini menyerang buah tomat dengan cara meletakkan telur di dalamnya. Telur tersebut kemudian akan menjadi larva dan memakan buah tomat hingga busuk. 

Cara Mengatasi Hama pada Tanaman Tomat:

Lalat buah bisa dicegah dengan cara membuat perangkap lalat. Terbuat dari cuka apel yang ditetesi sedikit sabun cair dan diletakkan di toples bening. Bisa pula menggunakan buah tomat yang sudah matang, dimasukkan ke dalam toples bening atau plastik, untuk menarik lalat tersebut. 

Jika tanaman tomat sudah diserang, bisa diatasi dengan memetik tomat yang sudah terserang tadi, sehingga tidak menimbulkan penyakit pada buah yang masih sehat. Jangan lupa membakar buah yang busuk tadi agar tidak kembali mengundang lalat buah. Sementara penggunaan insektisida bisa dengan yang berbahan aktif metomil, sipermetrin, atau deltametrin. 

Baca juga Ternyata Pestisida Kimia Malah Bisa Mendatangkan Hama

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chinese (Simplified)EnglishIndonesian
×