9 Tanaman Sayuran yang Mudah Perawatannya dan Cepat Tumbuhnya

Salah satu cara beralih ke pola hidup sehat adalah dengan mengonsumsi bahan makanan organik, terutama sayuran. Seperti yang kita tahu bahwa harga sayuran organik yang ada di supermarket memiliki harga berkali lipat dari yang dijual di pasar tradisional.

Tenang saja, Anda tetap dapat mengkonsumsi sayuran organik dengan cara menanamnya di rumah. Inilah 9 sayuran yang mudah dirawat dan cepat tumbuhnya. 

Bayam

Bayam merupakan salah satu sayuran yang mudah diolah baik direbus atau ditumis. Anda dapat menanam bayam di rumah. Tidak usah khawatir, sayuran bayam tidak membutuhkan perawatan yang sulit dan cepat tumbuh. 

Sayuran ini dapat ditanam di tanah, pot, polybag, atau menggunakan metode hidroponik. Lakukan penyiraman rutin dengan sprayer 2 kali sehari di pagi dan sore hari. Tambahkan juga pupuk urea saat bayam berusia 2 minggu setelah penanaman. Bayam dapat Anda panen setelah 25-30 hari sejak penanaman.

Buncis

Jenis kacang-kacangan ini cukup mudah Anda rawat di rumah. Buncis dapat tahan terhadap teriknya sinar matahari asal disiram secara rutin. 

Untuk memaksimalkan pertumbuhan buncis, berikan tambahan pupuk kandang seminggu sekali. Disarankan untuk memakai pupuk kandang yang berbahan dasar kotoran kuda atau ayam. Dalam kurun waktu 55-65 hari, Anda dapat memanen buncis dalam jumlah yang cukup banyak.

Baca juga: Mengenal 7 Jenis Jamur yang Dapat Dikonsumsi 

Daun Selada

Sayuran yang sering diolah menjadi salad atau lalapan ini cocok untuk di tanam di pekarangan rumah. Daun selada dapat tumbuh cepat saat musim penghujan. Namun, tetap perhatikan sistem drainase agar tanaman tidak tergenang lalu terserang penyakit. 

Saat musim kemarau, Anda dapat melakukan penyiraman rutin sebanyak 2 kali sehari. Daun selada Anda siap panen setelah 65-80 hari masa penanaman. 

Kangkung

Tanaman sayur satu ini paling favorit untuk ditanam di rumah. Pasalnya, kangkung hanya membutuhkan waktu 3 minggu saja untuk masa panen. Kangkung dapat Anda tanam secara hidroponik. 

Keunggulan kangkung selanjutnya adalah dapat ditanam di segala musim serta cuaca. Saat musim kemarau, siram kangkung 2 kali sehari. Kurangi kuantitas penyiraman saat musim hujan tiba. Jangan lupa untuk membasmi gulma di sekitar kangkung yang dapat menghambat pertumbuhan kangkung. 

Daun Bawang 

Salah satu pelengkap makanan favorit masyarakat Indonesia ini masuk ke daftar tanaman sayuran yang mudah dirawat dan cepat tumbuh. Dalam menanam daun bawang, yang perlu diperhatikan adalah kondisi tanah tidaklah boleh terlalu kering juga tidak terlalu lembab. Untuk itu, penyiraman dilakukan 2-3 kali sehari tergantung pada kondisi cuaca.

Berikan pupuk organik pada minggu keempat dan minggu kedelapan setelah usia penanaman. Jangan lupa cabuti rumput liar di sekitar daun bawang. Masa panen akan datang saat usia tanaman 55-75 hari. 

Baca juga: Cara Menggemburkan Tanah yang Terlalu Padat di Halaman Anda

Bawang Merah dan Bawang Putih 

Kedua tanaman sayuran ini pasti selalu ditemui sebagai bumbu dasar setiap masakan Indonesia. Sehingga, Anda mendapatkan untung yang banyak saat menanamnya di rumah.

Perawatan bawang merah dan bawang putih hampir sama. Anda perlu menyiraminya 3-4 kali sehari karena mereka menyukai kelembaban. Namun, tetap diperhatikan jangan sampai media tanam tergenang air karena akan menumbuhkan jamur. Bawang putih dapat dipanen saat berusia 90-120 hari, sedangkan bawang merah saat berusia 60-65 hari. 

Tomat Ceri

Tomat ceri merupakan sayuran yang dapat diolah dalam bentuk apapun. Anda sering menemukan tomat ceri dijadikan sebagai hidangan salad, tumisan, rebusan, bahkan jus. Menanam tomat ceri di rumah pun merupakan hal yang mudah. 

Untuk merawatnya, lakukan penyiraman cukup di pagi hari saja. Berikan mulsa untuk menjaga kelembaban setelah 5 minggu masa penanaman. Jangan lupa berikan pupuk kompos tiap 2 minggu. Anda dapat memanen tomat ceri setelah menginjak usia tanam 6-8 minggu.

Mentimun

Tanaman sayuran selanjutnya yang mudah ditanam di rumah dan cepat tumbuhnya adalah mentimun. Sama seperti daun selada, waktu terbaik untuk menanam mentimun adalah saat musim hujan.

Tanaman rambat ini cara perawatannya adalah memberikan pupuk kering pada awal penanaman. Kemudian, setelah muncul bunga tanaman, berikan pupuk urea untuk membantu pertumbuhan mentimun yang maksimal. 

Kale

Bagi Anda pecinta salad pasti sudah tidak asing dengan kale. Sayuran yang belakangan ini dikenal sebagai superfood ini ternyata tidak memerlukan perawatannya yang sulit. Masa panennya pun cepat, hanya butuh 45-60 hari setelah penanaman. 

Karena kale menyukai kelembaban, siram dengan rutin sebanyak 2 kali sehari. Jangan lupa untuk rajin memetik daun yang telah menguning.

1 komentar untuk “9 Tanaman Sayuran yang Mudah Perawatannya dan Cepat Tumbuhnya”

  1. Ping-kembali: Cara Budidaya Jahe Merah di Halaman Rumah – Pupuk Organik Hayati Dinosaurus

Komentar ditutup.

Chinese (Simplified)EnglishIndonesian
×